Cara Tepat dan Terbaik Menghindari Artifacting Pada GPU Laptop Gaming

Selama ini pasti ada sebagian sahabat Prima Computer Solo yang kerap menggunakan laptop untuk mengerjakan tugas edit dan rendering gambar atau video dengan aplikasi 3D. Dalam pekerjaan ini ada komponen khusus yang mempunyai peran penting untuk melancarkan semua proses, yakni GPU (Graphics Processing Unit).

Jika alat ini dipaksa bekerja secara berlebihan, bisa menimbulkan akibat gambar atau video pecah-pecah bahkan muncul garis-garis pada layar. Kedua risiko tersebut sering disebut sebagai artifacting dan ketika kondisinya sudah parah, ada kemungkinan GPU rusak parah sehingga tidak bisa dipakai lagi.

Dalam kondisi seperti itu, tak ada pilihan kecuali mengganti dengan yang baru. Walau demikian jangan terlalu khawatir, ada sejumlah metode yang dapat dijalankan untuk menghindari dan mencegah timbulnya masalah tersebut.

1. Menjaga Suhu GPU

Segera lakukan pembersihan apabila laptop milik sahabat Prima Computer Solo sudah terlihat kotor dan banyak debu yang menempel. Kotoran bisa bikin suhu GPU mudah panas dan ini merupakan salah satu penyebab dari artifacting. Selain itu agar suhunya stabil, bersihkan pula komponen lain yang memiliki hubungan fungsi dengan GPU.

Demikian pula dengan thermal paste, sebaiknya diganti secara rutin minimal setahun atau dua tahun sekali dan ketika kondisinya sudah kering. Jika sudah garing, thermal paste tidak akan mampu lagi menjalankan fungsinya secara lancar sebagai penghantar panas.

2. Memperbarui Driver GPU

Driver GPU yang telat diperbarui juga sering memicu terjadinya artifacting. Cek pada website resmi pabrikan GPU tersebut untuk memperoleh aplikasi pembaruan tersebut. Jika tak ingin repot, dapat menginstal software khusus misalnya NVIDIA Update agar ketika ada pembaruan, bisa ter-update secara otomatis.

Satu hal yang tidak boleh sahabat Prima Computer Solo lalaikan, jangan sekali-sekali pakai aplikasi driver tidak resmi atau bajakan. Hal ini berpotensi besar menimbulkan bug yang kemudian membuat GPU mudah mengalami artifacting.

3. Menghindari Overclocking dan Pengaturan Grafis Secara Ekstrem

Overclocking adalah tindakan yang dilakukan secara berlebihan dalam sebuah sistem komputasi di luar batas ketentuan sehingga mengakibatkan setiap komponennya harus bekerja ekstra keras. Jika sahabat Prima Computer Solo tidak ingin terjadi artifacting di GPU, disiplinkan diri untuk tidak terlalu sering melakukan tindakan tersebut.

Pahami, sebagian besar pabrikan laptop dan GPU melarang para konsumennya untuk overclocking. Apabila tetap nekad kemudian terjadi kerusakan di laptop maupun GPU, maka kartu garansi tidak berlaku termasuk ketika terjadi artifacting di GPU.

Demikian pula ketika main game, pengaturan grafis harus sesuai dengan kemampuan GPU agar alat ini tidak gampang panas. Bahkan jika perlu, jangan sungkan memakai aplikasi pengawas misalnya MSI Afterburner. Software ini bisa memantau suhu GPU dan tingkat kecepatan clock, sehingga selalu berada pada batas aman.

Jika sahabat Prima Computer Solo bersedia menerapkan semua cara dan saran di atas, niscaya GPU selalu berada dalam kondisi aman. Selain itu yang lebih penting lagi tak gampang rusak atau mengalami artifacting.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *