Agar Tak Salah Memilih, Kenali Perbedaan Karakter Prosesor AMD dan Intel

Ketika menentukan prosesor untuk PC rakitan biasanya sahabat Prima Computer Solo hanya memiliki dua pilihan saja, AMD atau Intel. Meski sebenarnya masih ada merk lain, namun keduanya memang menjadi yang paling dominan dalam dunia komputasi. Bahkan sejak puluhan tahun lalu keduanya sering bertarung sengit untuk merebut hati konsumen.

AMD dan Intel memang merupakan pabrikan yang sama-sama handal memproduksi prosesor. Untuk itu agar tidak ada kesalahan dalam menentukan pilihan, ada baiknya mengetahui beberapa perbedaan penting di antara keduanya.

Bentuk Fisik dan Struktur

Secara sekilas, AMD dan Intel memiliki penampakan fisik yang hampir sama. Tetapi jika mau mengamati secara lebih teliti, sahabat Prima Computer Solo pasti akan tahu bahwa keduanya sangat berbeda.

AMD mempunyai sistem soket khusus bernama pin grid arrary atau PGA dan terlihat sangat menonjol di bawah permukaan. Soket ini antara lain yaitu AM2, AM3, hingga AM4. Sedangkan Intel, prosesornya diberi nama LGA, singaktan dari land grid array dan mempunyai bentuk lebih datar dan simpel. Di antaranya adalah LGA 1150, LGA 1155, LGA 1200, dan lainnya.

Karakter

Prosesor AMD selalu bekerja secara powerfull apalagi saat dipakai untuk main game. Penyebabnya adalah karena mesin ini punya sistem transfer data yang lebih cepat dan kinerjanya sangat unggul daripada Intel.

Sementara itu untuk intel, menurut penjelasan dari Windows Central, lebih fokus pada sistem kerja di setiap inti prosesor sehingga jadi merata. Kondisi ini membuat sahabat Prima Computer Solo bisa memakai alat ini untuk aneka keperluan dengan seimbang kendati transfer datanya tidak secepat AMD.

Kemampuan APU

APU (accelerated processing unit) adalah sebuah mekanisme dan kemampuan untuk memunculkan grafik gaming. Dapat pula diterangkan, APU merupakan prosesor yang mempunyai GPU untuk mengolah grafik gaming, selain CPU untuk mengolah data.

Terkait dengan hal ini, APU milik AMD jauh lebih bagus dibanding kepunyaan Intel. Meski demikian apabila sahabat Prima Computer Solo tidak memakai VGA eksternal dalam PC rakitan, AMD tetap sanggup memproses berbagai game ringan dibanding chip Intel dari kelas yang sama. 

Branding dan Harga

Berdasarkan rilis dari Statiska, prosentase penjualan AMD pada tahun 2022 hanya mampu mencapai 36,4% saja sedangkan Intel bisa meraup sebanyak 63,6%. Sehingga kesimpulannya, Intel lebih unggul dalam urusan pemasaran, penjualan, dan branding.

Intel sering menjadi pilihan utama karena mempunyai citra sebagai merk atau produk yang lebih stabil saat dipakai mengerjakan berbagai macam pekerjaan. Namun di luar itu, angka penjualan AMD cenderung naik meski tidak masif. Pada kuartal ke-3 tahun 2021, mampu meraih 39,7% dari seluruh pangsa pasar dunia.

Kemudian dari sisi harga, pada masa sekarang biasanya sahabat Prima Computer Solo harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli AMD. Sangat beda dengan zaman dulu, Intel selalu lebih mahal.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *